Sudah mentrdisi kegiatan santunan kepada Fakir miskin, Yatim piatu, Janda Duda bagi keluarga besar Almarhum KH. Agus Salim Mahfudz Yusuf (Gus Fud). Memang kegiatan berbagi rezeki atau santunan ini sudah berjalan puluhan tahun dan rutin dilakukan semasa beliau Gus Fud masih jumeneng (hidup), biasanya dilakukan pada pertengahan atau minggu terakhir di bulan rhamadlan.
Kegiatan berbagi/ Santunan tahun ini dilaksanakan pada tanggal 21 Rhamadlan 1438 H. tepat pada hari wafatnya Almaghfurllah KH. Agus Salaim Mahfudz Yusuf (Gus Fud) pendiri Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu.
Acara santunan Fakir miskin, Janda Duda, yatim piatu, dan duafa dari tahun ke tahun selau bertambah jumlahnya. "Alhamdulillah, acara santunan tahun ini bisa berjalan dengan lancar dan baik, walaupun tiap tahunnya yang disantuni jumlahnya selalu bertambah, pada tahun ini total penerima santunan sekitar 800 an orang lebih, dari para fakir miskin, janda duda, duafa dan yatim piatu se kelurahan tasikmadu dan sekitarnya, ini berkat partisipasi para aghniyah yang juga ikut bergabung dalam acara santunan tahun ini, atas nama keluarga saya sampikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya acara ini" tutur Mas Asrul Anan ketua pelaksana acara.
"Sebenarnya Abah (Gus Fud) merupakan sosok ulama yang sangat peduli dan menyayangi terhadap kaum duafa, fakir miskin, yatim pitu, janda duda..salah satu kepedulian beliau yang sampai saat ini masih kita laksanakan yaitu santunan, namun sebenarnya tidak hanya santunan saja sebagi wujud kepedulian beliu kepada para fakir miskin dll, beliau mendirikan Pondok Pesantren dan lembaga pendidikan formal dari tingkatan Paud RA, Mi, SD, MTs, MA dan Yayasan Yatim piatu dimaksudkan untuk memberikan kesempatan pendidikan bagi para anak-anak yatim piatu, dan fakir-miskin agar bisa mengenyam pendidikan seperti dan setara dengan anak anak lainnya". Lanjut Mas Asrul yang kebetulan menjadi menantu beliau.
Begitu pedulianya Almarhum Gus Fud terhadap kaum lemah dan alhamdulillah masih diteruskan sampai sekarang perjuangan dan kepedulian tersebut oleh Ibu Nyai Umi Solichah dan para putra putri beliau untuk melkasanakan apa yang sudah ditradisikan oleh Almarhum Gus Fud..(Roel)
Senin, 10 Juli 2017
Minggu, 09 Juli 2017
Alumni Hadiri Silaturahim Nasional (SilatNas) Fokusa PPHM Malang di Semarang
Forum Komunikasi Santri dan Alumni (Fokusa) Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu Kota Malang mengadakan Silaturahmi Nasional dan Halal Bi Halal di desa sumberngipik Bandungan Semarang, 9 Juni 2018 / 14 Sawal 1438 H. Acara SilatNas dan Halal bi Halal Alumni Pon.Pes Hidayatul Mubtadiin yang dipusatkan di kota Atlas ini merupakan agenda rutin tahunan dari Fokussa PPHM kebetulan pada tahun ini jatuh di Kota Semarang ini.
Memang banyak alumni Pondok Pesantren yang didirikan oleh Al Maghfurlah KH Agus Salim Mahfudz Yusuf (Gus Fud) berasal dari Wilayah semarang dan sekitarnya, seperti Tanggung, Demak, Pati, Kudus dsb..Para Alumni yang hadlir pun hampir dari semua angkatan, baik angkatan pertama sampai sekarang.
Tidak hanya dari wilayah Jawa Tengah saja yang hadlir pada acara ini dari Bogor dan Tangerang Jawa Barat, Jawa Timur seperti Banyuwangi, Gresik, Lamongan, Tuban, Blitar dan kediri bahkan dari Malang sendiri pun hadir dengan rombongan sebanyak 1 Bus, 1 Elef long, dan tiga mobil pribadi.
Semangat para alumni untuk menghadiri acara Silatnas ini merupakan bentuk perwujudan taqdim dan cinta terhadap Maha Guru nya, Almaghfurlah KH Agus Salim Mahfudz Yusuf -yang sering disapa Gus Fud- sebagai pendiri dan pengasuh pertama pesantren ini, dan cinta kepada Almamater serta Masyayih dan keluarga besar Pesantren Hidayatul Mubtadiin.
Acara ini dihadliri langsung oleh Almukarromah Ibu Nyai Hj. Umi Solichah Mahfudz (Istri Gus Fud) dan keluarga besarnya diantaranya Gus Hamid beserata keluarganya, Gus Mohammad Firdaus beserta keluarganya serta segenap Masayih dan Asatidz Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin.
Rombongan alumni dari Malang Jawa Timur berkumpul di Pesantren Hidayatul Mubtadiin terlebih dahulu, upacara pemberangkatan di dahului dengan istighozah di Makam Almaghfurlah Gus Fud yang dipimpin langsung oleh putra sulung beliu yaitu Gus H. Ahmad Toha Mahfudz yang sekarang menggantikan Abahnya menjadi pengasuh Ponpes Hidayatul Mubtadiin. Setelah acara Istigizah selesai dilanjutkan pemberangkatan alumni Malang dan dilepas oleh Gus Toha sekalian pembacaan doa. Rancana rombongan dari Malang akan sekalian ziaroh ke maqom para Wali yang terlewati seperti Sunan Bonang, Sunan Muria, Sunan Kudus, Demak dll sebelum menuju lokasi Acara di semarang.
Para sesepuh alumni yang ikut hadlir pada acara ini yaitu dari semarang sendiri Ust. H. Mustofa, Ust Abdurahman, Ust Zumri, Ust, Toha (Kudus), Ust. H.Miftahudin (Jepara), Ust. Moh. Salim. Ust. Abdul Rozak, Ust. Nur Wahid, Ust. Nur Hasym. Ust. Pujiono Al Hafid. Ust Kusairi, Ust. Sampirdi, Ust Umar Maulana (Ketua Fokusa). Ust. Sukari.( Malang) Ust. Zaenal Al Hafidz (Blitar), semangat para sesepuh dalam menghadiri acara Silatnas inilah yang perlu dicontoh dan menjadi semangat tersendiri bagi alumni alumni yang lain.
Acara dibuka dengan pembacaan amalan - amalan yang dilakukan oleh Almarhum Gus Fud yaitu, pembacaan Yasiin Fadhilah, manaqib, Maulid diba' dilajutkan sambutan atas nama tuan rumah (shohibul bait) yang di wakili oleh Ust. H. Mustofa dari semarang. Sedangkan sambutan atas nama keluarga besar Almarhum Gus Fud sekaligus mauhidhoh hasanah di wakili oleh Gus. H. Ahmad Firdaus, beliau menyampikan betapa pentingnya sikaturahim dan menjaga ukhuwah antara sesama alumni, antara umat Islam.
Setelah acara pertemuan selesai, perjalanan pulang para alumni rombongan dari Jawa Timur khususnya Wilayah Malang Raya akan di jadwalkan sowan ke ndalem Habib Syech bin Abdul Qodir As Segaf (Habib Syech) di Solo..Habib Syech bagi keluarga besar santri dan Almuni Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu bukan sosok ulama yang baru dan asing, karena beliau (Habib Syech) mempunyai agenda rutin untuk bersholawat bersama Ahbabul Mubtofa di Pondok yang di asuh Gus Ahmad Toha ini setiap tahun pada bulan Maulid, yang merupakan permintaan dari beliau. Oleh karenanya sosok Habib Syech bagi para santri dan alumni sudah sangat familier dan bersahaja bagi santri dan Almuni pondok ini.(Roel)
Memang banyak alumni Pondok Pesantren yang didirikan oleh Al Maghfurlah KH Agus Salim Mahfudz Yusuf (Gus Fud) berasal dari Wilayah semarang dan sekitarnya, seperti Tanggung, Demak, Pati, Kudus dsb..Para Alumni yang hadlir pun hampir dari semua angkatan, baik angkatan pertama sampai sekarang.
Tidak hanya dari wilayah Jawa Tengah saja yang hadlir pada acara ini dari Bogor dan Tangerang Jawa Barat, Jawa Timur seperti Banyuwangi, Gresik, Lamongan, Tuban, Blitar dan kediri bahkan dari Malang sendiri pun hadir dengan rombongan sebanyak 1 Bus, 1 Elef long, dan tiga mobil pribadi.
Semangat para alumni untuk menghadiri acara Silatnas ini merupakan bentuk perwujudan taqdim dan cinta terhadap Maha Guru nya, Almaghfurlah KH Agus Salim Mahfudz Yusuf -yang sering disapa Gus Fud- sebagai pendiri dan pengasuh pertama pesantren ini, dan cinta kepada Almamater serta Masyayih dan keluarga besar Pesantren Hidayatul Mubtadiin.
Acara ini dihadliri langsung oleh Almukarromah Ibu Nyai Hj. Umi Solichah Mahfudz (Istri Gus Fud) dan keluarga besarnya diantaranya Gus Hamid beserata keluarganya, Gus Mohammad Firdaus beserta keluarganya serta segenap Masayih dan Asatidz Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin.
Rombongan alumni dari Malang Jawa Timur berkumpul di Pesantren Hidayatul Mubtadiin terlebih dahulu, upacara pemberangkatan di dahului dengan istighozah di Makam Almaghfurlah Gus Fud yang dipimpin langsung oleh putra sulung beliu yaitu Gus H. Ahmad Toha Mahfudz yang sekarang menggantikan Abahnya menjadi pengasuh Ponpes Hidayatul Mubtadiin. Setelah acara Istigizah selesai dilanjutkan pemberangkatan alumni Malang dan dilepas oleh Gus Toha sekalian pembacaan doa. Rancana rombongan dari Malang akan sekalian ziaroh ke maqom para Wali yang terlewati seperti Sunan Bonang, Sunan Muria, Sunan Kudus, Demak dll sebelum menuju lokasi Acara di semarang.
Para sesepuh alumni yang ikut hadlir pada acara ini yaitu dari semarang sendiri Ust. H. Mustofa, Ust Abdurahman, Ust Zumri, Ust, Toha (Kudus), Ust. H.Miftahudin (Jepara), Ust. Moh. Salim. Ust. Abdul Rozak, Ust. Nur Wahid, Ust. Nur Hasym. Ust. Pujiono Al Hafid. Ust Kusairi, Ust. Sampirdi, Ust Umar Maulana (Ketua Fokusa). Ust. Sukari.( Malang) Ust. Zaenal Al Hafidz (Blitar), semangat para sesepuh dalam menghadiri acara Silatnas inilah yang perlu dicontoh dan menjadi semangat tersendiri bagi alumni alumni yang lain.
Acara dibuka dengan pembacaan amalan - amalan yang dilakukan oleh Almarhum Gus Fud yaitu, pembacaan Yasiin Fadhilah, manaqib, Maulid diba' dilajutkan sambutan atas nama tuan rumah (shohibul bait) yang di wakili oleh Ust. H. Mustofa dari semarang. Sedangkan sambutan atas nama keluarga besar Almarhum Gus Fud sekaligus mauhidhoh hasanah di wakili oleh Gus. H. Ahmad Firdaus, beliau menyampikan betapa pentingnya sikaturahim dan menjaga ukhuwah antara sesama alumni, antara umat Islam.
Setelah acara pertemuan selesai, perjalanan pulang para alumni rombongan dari Jawa Timur khususnya Wilayah Malang Raya akan di jadwalkan sowan ke ndalem Habib Syech bin Abdul Qodir As Segaf (Habib Syech) di Solo..Habib Syech bagi keluarga besar santri dan Almuni Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu bukan sosok ulama yang baru dan asing, karena beliau (Habib Syech) mempunyai agenda rutin untuk bersholawat bersama Ahbabul Mubtofa di Pondok yang di asuh Gus Ahmad Toha ini setiap tahun pada bulan Maulid, yang merupakan permintaan dari beliau. Oleh karenanya sosok Habib Syech bagi para santri dan alumni sudah sangat familier dan bersahaja bagi santri dan Almuni pondok ini.(Roel)
Senin, 03 April 2017
KUNJUNGAN HABIB ABDULLOH BIN ACMAD MASYHURI BIN TOHA AL-HADDAD CUCU PENYUSUN RATIBUL HADAD DARI MAKKAH
Alhamdulillah tepat pada malam 1 Rajab, Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu mendapat kunjungan tamu istimewa dari cicit/dzuriyah penyusun wirid Ratibul Hadad yaitu Habib Abdullah bin Achmad Masyhuri bin Toha Al-Hadad dari Makkah.
Kunjungan dimulai dengan sholat Maghrib berjamaah di Masjid Rhadotul Jananh Ponpes Hidayatul Mubtadiin yang di imami lansung oleh Habib Ahmad dilanjutkan dengan ceramah agama dan pemberian ijazah Ratibul Hadad kepada para santri Ponpes Hidayatul Mubtadiin yang diakhiri dengan Jamah Sholat Isya.
Pesan beliau hendaknya para santri selalu meneguhkan niat dalam menuntut ilmu, menghormati dan mendoakan gurunya, menghormati majlis ilmu, banyak beribadah dan jangan terjebak pada cinta dunia, smoga ilmunya bermanfaat
Ceramah Agama Oleh Habib Abdullah bin Achmad Masyhuri bin Toha Al-Hadaddi hadapan para santri Ponpes Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu didampingi Habib Syarif Muhammad dari Malang sekaligus sebagai pnterjemahnya. Beliau menceritakan bahwa para santri hendaknya meniru kegigihan dan keteguhan Imam Syafi'i dalam menuntut ilmu.
Imam As-Syafi'i selalu hadir di majlis ilmu sebelum Gurunya hadlir di majlis tersebut. Beliau selalu bersungguh sungguh ketika mencari ilmu dengan ketaqdiman yang teramat tinggi kepada para Gurunya.
Suatu hari ketika Imam As-Syafii hadlir di najlis ilmu beliau sellau menghormati kehidmataan dan kemuliaan majlis ilmu tersebut, hal ini selalu dilakukan oleh Imam As-Syafi'i bahkan saking menghormati terhadap majlis ilmu tersebut apabila ImamAs Syafi'i membuka kitabnya selalu pelan pelan jangan sampai kertas dalam kitab yang beliau buka mengeluarkan suara sehingga bisa mengganggu mjalis ilmu yang mulia ini. Subhanalloh. Ditengah tengah ceramah Habib Abdulloh memberikan ijazah Ratibul Hadad langsung kepada para santri pondok pesantren Hidayatul Mubtadiin. Memang pondok pesantren yang didirikan oleh Almaghfurrloh KH Agus Salim Mahfudz Yusuf (Gus Fud)santrinya selalu rutin mengamalkan wirid rotibul hadad selepas sholat maghrib di pondok oesantren ini.
Pemberian Ijazah Ratib Al Hadad kepada para Sanri Ponpes Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu disambut gembira oleh para santri pondok ini karena diijazahi langsung oleh cicit dzuriyah pengarang Ratibul Hadad.
Satelah acara ceramah usai, beliau menyempatkan berdoa di maqom Al Mahgfurllah KH Agus Salim Mahfudz Yusuf dengan didampingi oleh putra sulung KH Agus Salim Mahfud Yusuf yaitu Gus H. Ahmad Toha Mahfudz yang sekarang menjadi pengasuh ponpes Hidayatul Mubtadiin ini meneruskan Abah beliau.
Kunjungan dimulai dengan sholat Maghrib berjamaah di Masjid Rhadotul Jananh Ponpes Hidayatul Mubtadiin yang di imami lansung oleh Habib Ahmad dilanjutkan dengan ceramah agama dan pemberian ijazah Ratibul Hadad kepada para santri Ponpes Hidayatul Mubtadiin yang diakhiri dengan Jamah Sholat Isya.
Pesan beliau hendaknya para santri selalu meneguhkan niat dalam menuntut ilmu, menghormati dan mendoakan gurunya, menghormati majlis ilmu, banyak beribadah dan jangan terjebak pada cinta dunia, smoga ilmunya bermanfaat
Ceramah Agama Oleh Habib Abdullah bin Achmad Masyhuri bin Toha Al-Hadaddi hadapan para santri Ponpes Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu didampingi Habib Syarif Muhammad dari Malang sekaligus sebagai pnterjemahnya. Beliau menceritakan bahwa para santri hendaknya meniru kegigihan dan keteguhan Imam Syafi'i dalam menuntut ilmu.
Imam As-Syafi'i selalu hadir di majlis ilmu sebelum Gurunya hadlir di majlis tersebut. Beliau selalu bersungguh sungguh ketika mencari ilmu dengan ketaqdiman yang teramat tinggi kepada para Gurunya.
Suatu hari ketika Imam As-Syafii hadlir di najlis ilmu beliau sellau menghormati kehidmataan dan kemuliaan majlis ilmu tersebut, hal ini selalu dilakukan oleh Imam As-Syafi'i bahkan saking menghormati terhadap majlis ilmu tersebut apabila ImamAs Syafi'i membuka kitabnya selalu pelan pelan jangan sampai kertas dalam kitab yang beliau buka mengeluarkan suara sehingga bisa mengganggu mjalis ilmu yang mulia ini. Subhanalloh. Ditengah tengah ceramah Habib Abdulloh memberikan ijazah Ratibul Hadad langsung kepada para santri pondok pesantren Hidayatul Mubtadiin. Memang pondok pesantren yang didirikan oleh Almaghfurrloh KH Agus Salim Mahfudz Yusuf (Gus Fud)santrinya selalu rutin mengamalkan wirid rotibul hadad selepas sholat maghrib di pondok oesantren ini.
Pemberian Ijazah Ratib Al Hadad kepada para Sanri Ponpes Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu disambut gembira oleh para santri pondok ini karena diijazahi langsung oleh cicit dzuriyah pengarang Ratibul Hadad.
Satelah acara ceramah usai, beliau menyempatkan berdoa di maqom Al Mahgfurllah KH Agus Salim Mahfudz Yusuf dengan didampingi oleh putra sulung KH Agus Salim Mahfud Yusuf yaitu Gus H. Ahmad Toha Mahfudz yang sekarang menjadi pengasuh ponpes Hidayatul Mubtadiin ini meneruskan Abah beliau.
Acara diakhiri dengan ramah tamah dengan keluarga Pengasuh di Ndalem Ibu Nyai Agus salim Mahfud. beliau sangat senang dan terlihat bersahaja dan penuh rasa kekeluargaan. "Saya senang disini, rumah pengasuhnya kecil namun masjid dan pondok peaantrennya (ma'hadnya) besar" tutur beliau seperti yang disampaikan Habib Syarif Muhammad selaku penerjemhnya. Sebelum beliau meninggalkan pondok pesantren ini, belaiu menyempatkan memberikan ceramah dan berdoa dihadapan para santri pondik pesantren ini.
Gambar Saat Habib Abdullih memberikan ceramah di hadapan santri putri ponpes Hidayatul Mubtadiin. Smoga pondok pesantren dan para santrinya salalu mendapatkan keberkahan dari para Habaib yang berkunjung ke pesantren ini..amiin
Kamis, 24 Maret 2016
SEKOLAH TERPADU HIDAYATUL MUBTADIIN (RA, MI,MTS,MA,PONPES,YPA) SIAP MENERIMA SANTRI/SISWA BARU 2016
Sekolah terpadu di YPI Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu yang sduah mendapatkan akreditasi A pada semua lembaga pendidikan, pada tahun 2016 ini sudah siap untuk menerima peserta didik (santri/siswa) baru. menurut Ketua Yayasan " Kami sudah siap untuk menerima siswa dan santri baru di lembaga kami, dari RA,MI,MTs,MA, PonPes Hidayatul Mubtadiin, kami sudah melakukan pembenahan baik dalam bidang sarana dan prasarana maupun strategi pembelajaran yang akan kami lakukan untuk mendidik siswa dan Santri baru di tahun 2016" Kata Ibu Nur Laila SAg.
Memang walaupun secara gradual perngembangan sarana dan prasara dilingkungan YPI Hidayatul Mubtadiin terlehit sekali perkembangannya, terutama fasilitas di sekolah/madrasaha dan pondok pesantrennya untuk mendukung proses pembelajaran yang kondusif sesuai dengan tuntutan zaman.
"Pada tahun ini memang kami sedang mengutamkan pembenahan dan pengembangan pondok pesantren Hidayatul Mubtadiin, Alhamdulillah Pondok Pesantren Putri sudah dibangunkan Aula dan ruang kelas, sedang kan di pondok pesantren putra sudah kami buat pintu-pintu gerbang yang terpusat di sebelah Barat, sehingga santri bisa terkondisikan, disamping itu kami juga sudah membangun dapur umum bagi santri putra yang mau masak sendiri dan harus dijaga kebersihannya" kilah Ibu ketua Yayasan.
"Pada tahun ini memang kami sedang mengutamkan pembenahan dan pengembangan pondok pesantren Hidayatul Mubtadiin, Alhamdulillah Pondok Pesantren Putri sudah dibangunkan Aula dan ruang kelas, sedang kan di pondok pesantren putra sudah kami buat pintu-pintu gerbang yang terpusat di sebelah Barat, sehingga santri bisa terkondisikan, disamping itu kami juga sudah membangun dapur umum bagi santri putra yang mau masak sendiri dan harus dijaga kebersihannya" kilah Ibu ketua Yayasan.
Kamis, 18 Desember 2014
HABIB SYECH AKAN HADIR KEMBALI DI YPI HIDAYATUL MUBTADIIN TASIKMADU MALANG
Para Syechermania Malang Raya dan sekitarnya, Habib Syech dan Ahbabul Mustofa Insya Allah akan hadir kembali bersholawat di Ponpes Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu dalam rangka Peringayan Maulid Nabi Muhammad SAW Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu Malang pada tanggal 7 Januari 2015 M / 16 Robiul Awal 1436 H.
KEHADIRAN HABIB SYECH & AHBABUL MUSTOFA DISAMBUT DUAPULUHAN RIBU JAMAAH
Minggu malam senin 18 januari 2014 halaman Pon.Pes Hidayatul Mubtadiin putra menjadi lautan jamaah manusia, mereka hadir dari Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya, Pasurauan, Malang Raya, Blitar Kediri Jombang tumplek blek di halaman ponpes dan semua plosok Jalan KH Yusuf Tasikmadu. Kehadiran Habib Syech menjadi magnet bagi para jamaah. Ini lah acara YPI HIdayatul Mubtadiin Bersholawat.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur (Syaifullah Yusuf-Gus Ipul), Penasehat Pusat PITI (Persatuan Iman Tauhid Tionghoa Indonesia) HMY Bambang Sujanto (Abah Ceng Hoo) juga Wali Kota Malang (Abah Anton) serta Para Habaib dan lama Jawa Timur.
Namapak Keakrabaan Habib Syech Bersama Pengasuh Ponpes Hidayatul Mubtadiin Gus H. Ahmad Toha Mahfudz (Gus Toha)
Abah Cenghoo, memberikan sambutan atas nama pembina Yayasan Pendidikan Islam Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu, dan merupakan salah satu jamaah Almaghfurlah yang selalu setia hadlir dalam setiap event yang di gelar di YPI Hidayatul Mubtadiin'. "kami Thionghoa, kami Muslim dan kami Indonesia." tuturnya.
"Insya Allah dengan bersholawat bersama kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia serta Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ber-Bhineka Tunggal Ika, akan tetap terjaga keutuhannya" lanjutnya.
Sabtu, 11 Januari 2014
Sholawat Bareng Habib Syech
Hadirilah Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. "YPI Hidayatul Mubtadiin Bersholawat Bareng Habib Syeh, 18 Rabiul Awal 1435 H/20 Januari 2014 di Halaman PonPes Hidayatul Mubtadiin Putra. Pukul 19.30 Wib s/d selesai
Langganan:
Postingan (Atom)











