Kamis, 17 Agustus 2017

DOA BERSAMA 171717 DI PONPES HIDAYATUL MUBTADIIN

DOA BERSAMA 17-17-17
INDONESIA LEBIH KASIH SAYANG
DI PONDOK PESANTREN HIDAYATUL MUBTADIIN TASIKMADU
Rasa Patriotasisme dan Nasionalisme santri dan siswa YPI Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu serta masyarakat Tasikmadu (RW 5)  sebagai wujud dari Hubul wathon minal iman tidak diragukan,
semangat Nasionalisme mengalir dalam darah dan seraya berdesir ketika semua paserta melakukan khataman Al-Quran bersama di halaman MTs/MA Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu pada tanggal 17 jam 17 tahun 2017 atau 171717 dengan tema INDONESIA LEBIH KASIH SAYANG bekerja sama dengan KORAMIL Kec. Lowokwaru Kota Malang.
Semangat para peserta begitu menggelora ditandai dengan pemakian pita merah putih bagi seluruh peserta doa bersama sore ini.
Sebelum memimpin khataman Gus Ahmad Toha Mahfudz  selaku pengasuh Ponpes Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu memberikan sambutan yang mengajak bangsa Indonesia khususnya umat Islam untuk bisa mensyukuri nikmat kemerdekaan yang telah diberikan Allah Swt kepada bangsa Indonesia, dan harus mendoakan para pejuang dan pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan RI.
Kemerdekaan diperjuangkan oleh bangsa Indonsia yang mayoritas muslim. Beliau juga menghendaki acara yang demikian untuk bisa diadakan tipa tahun menjadi acara rutin dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI biar lebih berkah dan barokah serta tercipta negara yang baldatun toyibatun warobun ghofur..merdeka..!!!



Rabu, 16 Agustus 2017

LOMBA TUMPENG Memparingati HUT KEMERDEKAAN RI

Setelah upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke 72.


YPI Hidayatul Mubtadiin mengadakan lomba timpeng bagi Siswa dan Santri YPI Hidayatul Mubtadiin (MI, MTs, MA, Ponpes).
Acara yanh baru pertama kali digelar selesai upacar peringatan detik detik proklamasi disambut dengan antusias dan gembira oleh para siswa dan santri YPI Hidayatul Mubtadiin, acara ini menarik karena dengan mengambil tema tumpeng 72 tahun kemerdekaan RI I Indonesia serta sebagai wujud syukur para siswa-santri YPI Hidayatul Mubtadiin.
Tidak kalah menariknya acara ini juga dihadiri langsung oleh Ibu Nyai Mahfudz sebagai pendiri dan pengasuh YPI Hidayatul Mubradiin beliau menjadi Juri kehormatan di acara tersebut.
Diantara para juri lomba tumpeng tersebut adalah Sudari, M.PdI, Sholeh SN, SAg. Sugeng Hariadi dan Jamak Ali semua dari penvurus YPI Hidayatul Mubtadiin.
Peraih Juara 1 adalah Tumpeng kelas VII B MTs Hidayatul Mubtadiin, Juara 2 kelas VIII A MTs Hidatul Mubtadiin, Juara 3 Kelas VII C MTs, HidayatulMubtadiin, Juara Harapan 1 Kelas  XII IPA MA Hidayatul Mubtadiin, Juara Harapan 2 kelas VIII C MTS Hidayatul  Mubtadiin, Juara Harapan 3 Kelompok PPL Mahasiswa Unisma.
Acara lomba tumpeng ini dirasa sangat pas dan bagus karena dilaksanakan tepat seusai upacara sehingga bisa dimakan bersama sekaligus sebagai tasyakuran siswa santri YPI Hidayatul Mubtadiin atas kemerdekaan RI.
Banyak guru-guru yang mengapresiasi acara ini dengan berharap tahu depan bisa diadakan lagi yang lebih meriah....merdeka...!.





Dari Upaca Peringatan 17 Agustus 1945 sampai Lomba Tumpeng YPI Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu


Pagi hari ini 17 Agustus 2017 bangsa Indonesia merayakan Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 27, tak terkecuali YPI Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu juga mengadakan upacara peringatan tersebut yang dilaksanakan di halaman parkir Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Putra.
Upacara ini diikuti oleh seluruh siswa dan santri dilingkungan Yayasan Pendidikan Hidayatul Mubtadiin, RA, MI, MTs, MA,  Pondok Pesantren serta Pengurus Yayasan Pendidikan Islam Hidayatul Mubtadiin.
Tampak hadlir undangan para tokoh masyarakat kelurahan Tasikmadu dan Pengurus RW 5 beserta jajarannya. Petugas upacara pada tahun ini anatar lain: Pembacaan teks Proklamasi oleh Kepala MTs Hidayatul Mubtadiin Drs. M. Zaerozi , M.PdI. Pembaca UUD 45 oleh Mahasiswa PPL Unisma, bertindak selaku pembina upacar sekretris Yayasan Asrul Anan, S.Ag. M.PdI.
Dalam sambutannya pembina Upacara mengharapkan kepada peserta upacara untuk meningkatkan rasa patriotisme dan nasionalisme sebagai wujud Hubul wathan minal iman, dan mengharapkan kepada para siswa-santri YPI Hidayatul Mubtadiin untuk meniru watak dan kepribadian, moralitas  dan semangat berjuang para Pahlawan dan pejuang kemerdekaan sehingga para pelajar dan generasi muda mampu menyumbangankan prestasi yang terbaik untuk bangsa Indonesia nantinya.
Maka belajarlah yang rajin dan memgaji karena inilah cara bakti para pelajar terhadap Ibu pertiwi tanah air tercinta. Upacara ditutup denga pembacaan doa oleh koordinator bidang pendidikan YPI Hidayatul Mubtadiin Sudari, S.Ag.M.PdI.
Setelah upacara selesai diadakan lomba tumpeng yang diikuti siswa santri YPI Hidayatul Mubtadiin dengan mengambil tema 72 tahun Indonesia merdeka. (Roel)


Sabtu, 05 Agustus 2017

PENGABDIAN MASYARAKAT OLEH DOKTER GIGI RS. UB DI PON.PES HIDAYATUL MUBTADIIN PUTRI

Tiga orang Dokter gigi muda yaitu Widya, S.Ked. Nadya, S.Ked dan Frena, S.Ked. dari RS Universitas Brawijaya Malang (RS UB) pagi hari ini, Ahad, 06 Agustus 2017 mengadakan pengabdian masyarakat dengan mengadakan penyuluhan kebersihan gigi dan mulut serta layanan  pengobatannya di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Putri Tasikmadu Malang.
Ketiga dokter muda Univ. Brawijaya Malang disambut dengan antusias oleh para santri putri Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, hal ini terlihat dari banyaknya santri putri yang mengikuti acara penyuluhuan dan layanan pengobatan.
Kebahagiaan terlihat dari ketiga dokter gigi muda pada waktu memberikan penyuluhan dan layanan pengobatan, dengan pendekatan yang begitu ramah dan penuh kekeluargaan mereka melanksanakan kegiatan tersebut. Yang membuat ketiga dokter semangat dalam layanan pengobatan dikarenakan sudah adanya kesadaran bagi para santriwati tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, sebab gigi dan mulut adalah pintu ruang masuk dari segala macam bibit penyakit, walaupun demikian memang dirasa penting dan perlu adanya penyuluhan agar para santri bener bener tahu bagaimana cara menjaga kebersihan gigi dan mulut serta merawatnya sebagai upaya preventif agar kita terhindar dari sakit gigi dan sakit yang lainnya yang dikarenakan kurang menjaga kebersihan gigi dan mukut.

Acara ini disambut dengan baik oleh Ning Nur Laila yang mewakili pengasuh. "Kegiatan penganbdian masyarakat yang diadakan oleh dokter gigi muda dari RS UB sangat sejalan dengan salah satu program  pondok pesantren Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu yaitu menciptakan lingkungan pondok pesantren yang bersih dan sehat agar para santri bisa terjaga kesehatannya, apalagi kebersihan merupakan salah satu ajaran Islam yang harus diamalkan (an_Nadhofatu minal iman)".
Dari hasil penyuluhan dan pemeriksaan ada sekitar 5-7 santriwati yang harus menjalani perwatan gigi lanjutan di RS UB Malang ini, sebab santri tersebut memang sedang sakit gigi hal ini dikarenakan perubahan cuaca yang sangat ekstrim di Malang ini dengan musim dingin yang sangat terasa sekali sehingga mempengaruhi terhadap keadaan giginya. Apalagi giginya tergolong gigi yang sensitif. Pengibatan lanjutan di RS UB nantinya tidak dipungut biaya alias gratis hal ini sebagai follow-up dari kegiatan pengabdian dan insya Allah hari jumat depan para dikter gigi muda tersebht akan datang kembali di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin putra. Semoga bermanfaat dokter..terimakasih  pengabdianmu. (roel)

Minggu, 23 Juli 2017

MAJLIS TAKLIM RODLOTUL JANNAH TASIKMADU ZIARAH WALI JAWA (TIMUR) & MADURA

Pengajian rutin majlis taklim Rodlotul Jannah yang biasa dilaksanakan mulai pukul 06.00 s/d 07.00 WIB pada hari ahad pagi di masjid Rodlotul Jannah Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu pada pagi hari ini Ahad 23 Juli 2018 / 29 Sawwal 1438 H. terasa berbeda, hal ini dikarenakan Pengajian Majlis Taklim tersebut mengadakan ziarah ke para Maqom para wali dari Sunan Amplel Surabaya sampai Mbah KH. Kholil Bangkala dan para  Wali serta Ulama di Wilayah Madura dan diakhiri di Pondok Pesantren atau Maqom Batu Ampar.
 Untuk yang terakhir ini memang keluarga besar Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu  (Gus Fud) mempunyai hubungan yang erat dengan keluarga besar Almarhum Almaghfurrlah KH. Fauzi Batu Ampar yang  sampai saat ini masih dilestarikan dengan saling silaturrahim antar putra beliau berdua.
Ziarah ke maqom para Aulia dan Ulama ini diikuti oleh  jamaah majlis taklim dan juga masyarakat umum,  hak ini dimaksudkan  agar para warga masyarakat merasa terpanggil untuk ikut ngaji dan menjadi jamaah majlis taklim ini, dan ini sekaligus bagian dari sttategi dakwah kita, tutur Ust Nur Wahid,  BE selaku Ketua Takmir Masjid Jami' Rodlotul Jannah dan koordinator ziarah wali. Menurut Cak Sugiarto SE selaku bendahara Takmir dan Majlis Taklim menjelaskan bahwa ziarah ke maqom para Aulia Jawa Timur dan Madura kali ini memberangkatkan 4 (empat Bus) dan beberapa mobil pribadi sekitar 260 jamaah, Alhamdulillah para jamaah begitu semangat dan ceria  dalam kegiatan ini semoga membawa manfaat fidini sadunnya wal akhirat dan barokah amiin.
Sebenarnya kegiatan ziarah Majlis Taklim yang diasuh oleh Gus H. Ahmad Toha Mahfudz dan Gus H. Abdul Hamid ke maqom para wali sudah menjadi agenda rutin setiap tahunnya sekaligus sebagai sisi lain dari methode dakwah dan pengajian ini, sehingga pengajian tidak hanya dilaksanakan di majlis tertentu saja dengan pendekatan methode ceramah dan dzikir  namun ada bentuk  pengajian wisata religi (ziarah ke maqom para Aulia) dengan maksud menggugah bathin dan fikiran para jamaah untuk selalu sadar dan ingat akan adanya  akhir dari kehidupan yaitu kematian yang pasti akan datang bagi setiap makhluqNya serta diharapkan akan menambah ibadah dan  taqorrubilalloh, dengan
memperbanyak ibadah, dzikir dan amal sholeh sebagai bekal di alam akherat kelak, disamping maksud yang lain yaitu mendoakan para aulia, ulama  dan para ahli qubur para jamaah. Dalam tradisi dan ajaran ahlussunah waljamaah bahwa berdoa dan  berwashilah kepada Nabi dan para Aulia dan Ulama (orang yang sholeh) memang diperbolehkan.
Beberapa manfaat ziarah ke maqom para Aulia dan Ulama, pertama ziarah akan menjadikan seseorang mengenal dan mengingat kematian. Maka pada masa hidupnya diharapkan selalu ingat kepada Allah dan tidak akan menjalankan maksiat serta berprilaku sombong. Karena pada akhirnya manusia itu tidak berdaya setelah menghadapi maut. Kedua, yaitu meneladani apa yang telah dilakukan para wali dalam menjalankan ibadah kepada Allah dan menyebarkan ajaran Islam di tengah-tengah masyarakat.
Ketiga, do’a di sekitar makam orang-orang saleh atau wali itu memiliki nilai mustajabah atau mudah dikabulkan oleh Allah. Praktik do’a di makam para wali ini pernah dilakukan oleh Syekh Abdul Qadir Al Jiilani, Syekh Jalaluddin Rumi, dan para sufi di masa lampau.
Keempat, memberikan ketenangan hati ketika berada di makam para wali saat berzikir. Sudah ribuan orang merasakan ada ketentraman hati saat berzikir di sekitar makam wali songo. Kelima, membangkitkan semangat untuk semakin meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt. Cukup banyak orang yang hidupnya penuh dengan dosa. Namun setelah sering berziarah di makam, perilakunya berubah dan menjadi orang yang baik.
Keenam,  meningkatkan spiritualitas. Dengan ziarah ke maqom para wali tidak akan mengalami kekeringan rohani dalam menjalani kehidupan yang semakin kompleks. Kemudia hidup semakin ceria untuk menatap masa depan yang penuh dengan optimisme.(roel).

Selasa, 18 Juli 2017

MI HIDAYATUL MUBTADIIN TASIKMADU MENDAPATKAN KUNJUNGAN PARA DOKTER SPESIALIS ANAK

Rabu, 19 juli 2017 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatul Mubtadiin terlihat sibuk tidak seperti biasanya, bukan karena hari ini merupakan pekan pertama masuk sekolah akan tetapi MI Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu mendapatkan kunjungan dari para dokter spesialis anak yang tegabung dalam civitas akademika Fak. Kedokteran Universitas Brawijaya.

Para dokter spesialis anak hadir di Madrasah yang terakreditasi A ini dalam rangka melakukan pengabdian pada masyarakat dengan melakukan kegiatan penyuluhan dan pendampingan kesehatan khususnya pada anak sekolah dengan mengutamakan budaya cuci tangan, sekaligus  para dokter tersebut  melakukan pemeriksaan dan pengobatan kepada  murid/siswa MI Hidayatul Mubtadiin yang terletak di Jln KH Yusuf ini.

Para dokter yang ikut dalam pengabdian masyarakat di Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu yaitu, Dr. Tristin Sp.A. Dr. Satrio Wibowo.  S.pA. Dr. Diyah Tris (Jantung Anak). Dr. Aryani Sp. A. Dr. Desi. S.pA. Dr. Bayu. Sp.A dan 15  mahasiswa  kedokteran Universitas Brawijaya Malang yang sedang menempuh spesialis.

Folow up kegiatan hari  ini akan berlanjut untuk semua lembaga pendidikan di nawah naungan YPI Hidayatul Mubtadiin PAUD, RA, MI, MTs. MA dan PonPes dan Yayasan Yatim Piatu mendapatkan anugerah untuk pemeriksaan dan pengobatan berkala dan kontinyu dari para dokter tersebut. Di samping itu juga memberikan bantuan kebutuhan kesehatan bagi para siswa dan santri  seperti obat dan lain sebagainya.

Menurut ketua Yayasan Pendidikan Islam Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu Ning Nur Laila, S.Ag  bahwa Kegiatan pengabdian pada masyarakat oleh Fak. Kedokteran Universitas Brawijaya Malang di MI Hidayatul Mubtadiin insya Allah tidak terhenti pada kegiatan pada hari ini akan tetapi akan dilanjutkan MoU/ kerjasama antara Yayasan Pendidikan Islam Hidayataul Mubtadiin dengan pihak Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang. Sukses selalu untuk MI HM.(roel)

Minggu, 16 Juli 2017

REUNI; MENJALIN UKHUWAH MERAIH BAROKAH

Ternyata sudah masuk pada bilangan ribuan lembaga pendidikan dibawah naungan YPI Hidayatul Mubtadiin, Paud, RA, MI, MTS, MA, Pondok Pesantren mengantarkan siswa-santrinya lulus dari masing masing lembaga pendidikan  yang ada di yayasan ini. Banyak yang tidak percaya kalau lembaga pendidikan di bawah naungan YPI sudah begitu banyak meluluskan siswa dan santrinya. Hal ini terlihat dari para alumni yang cukup kaget ketika mendengarkan  sambutan dari Ketua YPI Hidayatul Mubtadiin, Ning Nur Laila, SAg.
Reuni di YPI Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu memang baru pertama kali dilaksanakan, namun respon dan antusias para alumni untuk menghadiri acara ini cukup tinggi, banyak alumni yang hadlir dengan mengajak suami/istri dan keluarganya. Ini membuktikan respon dan semangat para alumni  sekaligus menunjukan kepada istri/suami serta anaknya kalu dulu alumni tersebut pernah nyantri dan sekolah di Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu.
Apresiasi yang positif terhadap kegiatan reuni dari Ibu ketua Yayasan mengawali sambutannya, beliau juga melaporkan bahwa pada tanggal 10 Juli 2017 juga telah dilaksanakan Silaturrahim Nasional  Alumni Pon. Pes Hidayatul Mubtadiin Tasikmadu di kota Bandungan Semarang yang langsung di hadiri oleh Ibu Nyai Hj. Sholichah Mahfud. Beliau menaruh harapan yang besar kepada para alumni baik yang dari pondok pesantren maupun Madrasah untuk bersama sama ikut membesarkan lembaga yang ada baik dari Paud, RA, MI. MTs.MA dan Pondok pesantren dengan minimal bisa memondokan dan menyekolahan kembali putra-putri dari alumni di lembaga yang kita cintai ini. Lembaga pendidikan di YPI Hidayatul Mubtadiin sekarang mulai berbenah untuk menyambut kedatangan para calon siswa santri baru pada tahun yang akan datang.

Menurut Bpk. Drs. Saerozi. M. PdI selaku perwakilan dewan guru YPI Hidayatul Mubtadiin bahwa Lembaga pendidikan dibawah naungan yayasan ini sudah banyak mengantarkan alumninya yang sukses menjadi Ustadz, Kyai, pejabat, TNI Polri, Advokat, pedagang dan pengusaha dan lain sebagainya. Hal ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi lembaga pendidikan yang ada di yayasan ini. Beliau berpesan bahwa jadilah alumni yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat bangsa dan agamanya, tampilkanlah kepribadian muslim yang baik dimanapun mereka berada dan bekerja, serta jangan lupa untuk menyekolahkan dan memondokan putra putrinya di almamater yang sama.
Sementara itu menurut Sdr M. Najamudin perwakilan dari alumni angkatan pertama MTs Hidayatul Mubtadiin mengajak para alumni untuk ikut ambil bagian dalam membesarkan dan mengembangkan almamaternya dahulu. Disamping itu jangan sampai para alumni lupa akan nama-nama para dewan guru yang sudah mendidik nya dahulu apalagi sampai melupakan jasa yang mulia dari para dewan guru dalam mengasuh, membimbing dan mendidik kita dulu. Selanjutkan ia juga mengajak para alumni untuk membentuk jaringan alumni yang lebih luas lagi agar terjalin komunikasi dan silaturahmi antar para alumni yang selanjutnya bisa dijadikan wadah untuk saling berbagi dan membantu kepada para alumni dan almamaternya, tegas  M.Najamudin mengakhiri sambutannya yang kini bekerja di bagian kemahasiswaan Universitas Brawijaya.

Acara yang juga dihadiri  oleh para Pengurus Yayasab,  Dewan guru dari Paud, RA, MI, MTs, MA dan Pondok Pesantren baik yang masih menggajar dan sudah purna berlangsung hidmat dan meriah. Acara ini diakhiri dengan musyawarah pembentukan kordinator Alumni yang dipimpin langsung oleh Ibu Ketua YPI dan ketua panitia Sdr. Nur Husain, S.Ag yang menghasilkan kesepakatan bahwa acara Reuni Alumni akan diselenggarakan tiap tahun pada minggu kedua bulan syawal dan bertempat di YPI Hidayatul Mubtadiin.
Sebagai penutup acara ini diakhiri dengan istighozah dan tahlil yang dipimpin oleh Gus H. Abdul Hamid untuk mendoakan pendiri Lembaga pendidikan ( Almagfurllah KH. Agus Salim Mahfudz Yusuf) para dewan guru dan alumni yang telah dahulu meninggalkan kita..amiiin. Bravo Alumni HM ts....!!!. (Rul)